Category: Prestasi Mahasiswa

  • Tim Mahasiswa DTETI Borong 3 Gelar di Gemastik 2015

    Tim Mahasiswa DTETI Borong 3 Gelar di Gemastik 2015

    Tim mahasiswa dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas TEknik UGM (DTETI FT UGM) kembali menuai prestasi di kancah nasional pada ajang Gemastik 2015. Kompetisi dengan tuan rumah Universitas Gadjah Mada ini telah diselenggarakan pada tanggal 26-28 Oktober 2015. Selamat kepada teman-teman DTETI yang telah meraih gelar juara, diantaranya:

    #‎Juara‬ 1 Kategori Pengembangan Bisnis TIK, Tim Ace Culture Indonesia
    1. Andreas Gandhi(TI 12)
    2. Sasmita Dewi Winahyu(TI 13)

    #Juara 2 Kategori Pengembangan Bisnis TIK, Tim Classionary
    1. Brian Yudhalaksana (TI 13)
    2. Azka Aditya (TI 13)

    #Juara 3 Piranti Cerdas, Tim AgroIndo
    1. Andreas Gandhi (TI 12)
    2. Rendy Yusuf Azhari(TI 11)
    3. Hamdan Prakoso(TI12)

    Selamat kepada mahasiswa DTETI yang kembali meraih prestasi membanggakan. Semoga di tahun mendatang dapat meraih gelar yang lebih banyak lagi.

  • Mahasiswa DTETI Sumbang Prestasi Juara 3 di Internasional Robot Contest Korea

    Mahasiswa DTETI Sumbang Prestasi Juara 3 di Internasional Robot Contest Korea

    Tim robot UGM berhasil meraih juara 3 kontes robot internasional (International Robot Contest) kategori curling yang diselenggarakan di KINTEX, Korea Selatan, Minggu (1/11). Kontes robot ini diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi (Ministry of Trade, Industry and Energy), KIRIA (Korea Institute for Robot Industry Advancement), dan SNUST (Seoul National University of Science and Technology). Kompetisi ini diadakan Minggu (1/11) dan diikuti oleh berbagai negara, seperti Jepang, Korea, Indonesia dan Hong Kong.

    Pada kompetisi ini tim robot UGM diwakili oleh 6 orang mahasiswa dan 1 dosen pembimbing. Para mahasiswa bertanding sebagai perwakilan dari Indonesia. Mereka adalah Iman Agus Faisal, Imaduddin A Majid (mahasiswa Departamen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi), Azis Fajar Riyadi, Rendy Arminda Putra (mahasiswa Jurusan Teknik Mesin dan Teknik Industri), Ja’far Shodiq Yusuf Bachtiar, Fauzi Nur Iswahyudi (mahasiswa Jurusan Ilmu Komputer dan Elektronika) dan Fahmizal (dosen Diploma Teknik Elektro) selaku dosen pembimbing.

    “Tim Indonesia membawa robot humanoid yang berbentuk seperti manusia,” papar Faisal, salah satu anggota tim, Selasa (3/11).

    Faisal menuturkan dalam kompetisi ini terdapat 4 kategori yang dipertandingkan. Keempat kategori tersebut adalah fight-Royal Rumble Match, Fight, curling , dan Survival marathon. Pada setiap kategori robot-robot yang bertanding mendapatkan misi untuk melakukan gerakan-gerakan, seperti menendang, berlari, memukul lawan, dan gerakan lainnya agar dapat memenangkan pertandingan. Pada kategori curling robot harus diprogram sehingga dapat dikendalikan untuk menendang sebuah objek ke titik tujuan.

    “Semua tim bertanding dengan penuh semangat dan mendapatkan hasil terbaik sesuai dengan usaha dan persiapan yang telah dilakukan,” imbuhnya.

    Sementara itu Fahmizal, selaku dosen pembimbing, menambahkan tim robot UGM sangat beruntung karena berhasil mendapatkan juara ketiga pada kategori curling. Tim Indonesia berhasil menjadi juara setelah memenangkan pertandingan perebutan juara ketiga melawan tim Jepang.

    “Hasil ini patut disyukuri sekaligus menjadi evaluasi bagi kinerja tim selanjutnya.Ke depan semoga bisa menjadi pemicu tim robot UGM agar bisa meraih hasil optimal di setiap kompetisi,” tegas Fahmizal (Humas UGM)

  • Mahasiswa DTETI Raih Juara Hackaton Indosat 2015 Lewat Aplikasi

    Mahasiswa DTETI Raih Juara Hackaton Indosat 2015 Lewat Aplikasi

    Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTETI FT UGM) kembali meraih prestasi di Hackaton Indosat IWIC 2015 berkat Aplikasi Temu Jasa yang dikembangkan oleh Hardian Prakasa (TI 2011) dan Reza Adipratama yang berhasil memenangkan kompetisi yang digelar dari Jumat (9/10/2015) hingga Sabtu (10/10/2015) di Jakarta.Aplikasi tersebut dianggap oleh dewan juri Hackathon IWIC 2015 memiliki konsep yang baik untuk pengguna dan industri, selain juga memiliki nilai bisnis yang menjanjikan.Temu Jasa adalah aplikasi yang menghubungkan antara pencari dan penyedia jasa rumah tangga sehari-hari.

    Dikutip dari kompas.com, Hardian mengatakan, “Jasa yang ditawarkan bermacam-macam, seperti service AC (air conditioner), renovasi rumah, bersih-bersih rumah, sampai sedot WC juga ada,”ujar Hardian saat dijumpai seusai acara pengumuman Hackathon.Di halaman aplikasi, pengguna bisa mencari jasa yang disediakan, lalu memilihnya berdasar rating, harga, lokasi, dan sebagainya.Temu Jasa dikembangkan di tiga ekosistem populer saat ini, yaitu Android, iOS, dan Windows Phone.Aplikasi tersebut dibuat oleh keduanya karena melihat selama ini penawaran jasa yang dilakukan di website e-commerce masih mengharuskan pengguna untuk menghubungi mereka secara terpisah.

    Harapannya, aplikasi yang dikembangkan oleh mahasiswa DTETI FT UGM dapat memberi manfaat besar bagi penggunanya. Kami pun berharap, mahasiswa lain juga terpacu mengembangkan aplikasi yang bermanfaat sekaligus meraih berbagai penghargaan.

     

  • Tim PKM-K “My Teacher Tangram” Raih Perunggu PIMNAS ke 28

    Tim PKM-K “My Teacher Tangram” Raih Perunggu PIMNAS ke 28

    Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTETI FT UGM) sumbangkan perungku kategori PKM-K pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-28 yang digelar di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). ketua tim juri Andang Subaharianto, Kamis (8/10/2015) malam, mengumumkan bahwa tim PKM-K (Program Kreativitas Mahasiswa-Kewirausahaan) My Teacher Tangram, yang di ketuai oleh Muhamad Randi Ritvaldi dari Teknik Elektro, dengan anggota Verdiaz Refikhanata dan Urfan Qinthara dari Teknik Elektro, Tyas Nurul Hidayati dari Teknik Industri, dan Naufi Ulumun Nafiah dari Fakultas Psikologi dengan dosen pembimbing Avrin Nur Widiastuti, S.T,M.Eng. berhasil meraih perunggu.

    My Teacher Tangram merupakan sebuah produk yang diusung dalam rangka mencerdaskan anak Indonesia melalui permainan edukasi.  Produk ini terbuat dari bahan akrilik yang dihadirkan dalam tampilan bentuk menyerupai puzzle dengan 7 potongan dengan beragam bentuk dan warna untuk dirangkai menjadi beragam bentuk menyerupai benda disekitar sehingga tangram ini cukup berperan dalam membantu anak memvisualisasikan dan mengenal benda benda yang ada disekitar. Untuk satu produk tangram My Teacher tersedia dalam kemasan produk tangram yang dilengkapi dengan buku panduan berisikan informasi petunjuk permainan dalam membentuk 50 gambar disertai dengan panduan kosakata dalam bahasa indonesia dan bahasa inggris. Cara permainan tangram ini juga tergolong mudah dan dirancang dengan usabilitas yang sesuai untuk anak pada usia 4-7 tahun. Ketika bermain, sang anak akan menebak dan mencoba coba bentuk potongan yang digabungkan menjadi satu pola besar berbentuk benda disekitar, hal ini akan memancing rasa ingin tahu dan memancing anak untuk terus berkreasi selain untuk memacu kognitif anak untuk mengenal benda benda disekitar. Produk tangram My Teacher ini juga telah mendapat dukungan dari beberapa stakeholder terkait, salah satunya yakni dukungan dari Dr. Mei Neni Sitaresmi, Dokter spesialis tumbuh kembang anak yang menyatakan bahwa Tangram My Teacher ini merupakan mainan edukasi yang baik bagi anak di masa pertumbuhanya, My Teacher tangram sebagai permainan yang sangat tepat untuk memancing rasa ingin tahu anak dan meningkatkan pola pikir anak melalui bentuk bentuk yang bervariasi.

    “Untuk pemasaran produk My Teacher sendiri sudah tersedia di kota Yogyakarta, Bogor, Solo, dan Jakarta. Untuk target kedepanya kami akan memperluas wilayah pemasaran ke beberapa kota besar lainya di dan juga pengurusan paten untuk prduk My Teacher tangram edukasi ini”, Tutur Randi selaku ketua tim PKM-K My Teacher.

     

  • Gadjah Mada Aerospace Team Berhasil Meraih Medali Emas dan Perak dalam KOMURINDO 2015

    Gadjah Mada Aerospace Team Berhasil Meraih Medali Emas dan Perak dalam KOMURINDO 2015

    Gadjah Mada Aerospace Team kembali memberikan prestasi yang membanggakan pada ajang Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia (Komurindo) dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) 2015 yang diselenggarakan di Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat pada tanggal 2-5 Agustus 2015. Dalam kompetisi tersebut Gadjah Mada Aerospace Team sukses menyabet juara 1 pada kategori Muatan Roket dan juara 2 pada kategori roket  EDF.

    Berikut mahasiswa UGM yang mendapat penghargaan : Muhammad Randi Ritvaldi (JTETI), Dwi Aji Kurniawan (JTETI), Ardita Wiratama (JTMI), Edo Probolaksono Aganinggar (JTETI), Luthfan Nur Ubai (JTETI), Dera Rachmawaty Kusuma (JTETI), Ghafar Ramadhan Fakih (ELINS), Naufal Imaduddin (JTMI), Yudha Bakti Nugroho (ELINS), Andi Surya Rakhmawan (ELINS), Aris Bodhi (JTF) peraih Juara 1 kategori Muatan Roket. Dan Wisnu Pamungkas (ELINS), Aji resindra Widya (JTETI), Fahdy Nashatya (JTETI), Handoko Kustanto (JTETI), Arief Rizkyawan (JTMI), Bayu Satria Buwana (JTMI), Naufal Idharuddin Nasiri (JTETI), Thundra Akbar Sudarsono  (ELINS), Shodiq Jati Premono (JTETI), Maulana Ridwan Fathoni (JTMI), Dhanimsya Hudasaputra (JTMI), Aditya Fadzilah (ELINS), Fatimah Tri Windrasti (ELINS), Dyah Pribandaru Nirmalasari (JTMI), Zulfikar Mujahid (JTMI), Bhima Caraka, Rendi Fitranu (JTMI), Mario Adhi (JTMI), Randi Aldo (JTMI) mendapat Juara 2 kategori roket  EDF.

    Peserta  Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia (Komurindo) dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) 2015 melalui beberapa tahap penyeleksian ,yaitu tahap I evaluasi proposal dan tahap II evaluasi laporan perkembangan, kemudian diadakan workshop, dan pelaksanaan kompetisi di Lanud TNI AU, Pameungpeuk Garut Jawa Barat. Pada tanggal 3 Agustus 2015 pelaksanaan kompetisi dilakukan Uji Fungsional dan kemudian tanggal 4 Agustus 2015 dilaksanakan Uji Terbang.

    Penyelenggaraan Komurindo dan Kombat 2015 diikuti oleh 56 tim dari 27 universitas di Indonesia yang terdiri dari 20 tim peserta kompetisi kategori muatan roket, 20 tim peserta kategori roket EDF, dan 16 peserta Kombat. Keseluruhan tim tersebut telah lulus dalam seleksi tahap I dan II, serta telah mengikuti workshop sebagai syarat wajib yang harus dipenuhi para peserta.

    Hasil kompetisi kategori muatan roket sebagai berikut : juara 1 Gathotkaca UGM, juara 2 StarPENSky-X4 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, juara 3 Krakatau 5.6 STMIK Teknorat Bandar Lampung, juara 4 Gatotkaca APTRG Telkom, Desain Terbaik diperoleh Pasupati Universitas Negeri Yogyakarta, dan Ide terbaik disabet oleh Pegasus 4 Institut Pertanian Bogor. Sedangkan untuk kategori roket EDF, juara 1 disabet oleh DIRK RKF-SCUTUM Universitas Komputer Indonesia, juara 2 UFO UGM, juara 3 Flashships Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, juara 4 EEPISKY G-06 Politeknik Elektronika Negeri  Surabaya, desain terbaik diperoleh Tim Bangau APTRG Universitas Telkom Bandung, dan Ide terbaik disabet oleh DIRK RKF-SCUTUM Universitas Komputer Indonesia. Dan pada kompetisi kategori Balon Atmosfer memperoleh hasil sebagai berikut : Juara 1 diperoleh Arakula APTRG Universitas Telkom, juara 2 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya , juara 3 ERGSAT-XI VI5 Universitas Komputer Indonesia,JUARA 4  Jayapala Ganesha Institut Teknologi Bandung, Desain terbaik Rev-Gaardan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Ide Terbaik diperoleh EEPISBAts Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

  • Raih Emas di International Mathematics Competition for University Students

    Raih Emas di International Mathematics Competition for University Students

    Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik UGM yang diwakili oleh Pramudya Ananto (TE 2011) berhasil meraih prestasi membanggakan dengan meraih emas di International Mathematics Competition for University Students 2014 yang diselenggarakan di Blagoevgrad, Bulgaria. Kompetisi tersebut telah berlangsung pada 27 Juli – 2 Agustus 2015.

    Pramudya Ananto merupakan 1 diantara 3 wakil dari UGM yang sukses meraih penghargaan di ajang berkelas internasional tersebut. Ketiga wakil dari UGM berhasil mendapat pulang dengan membawa penghargaan sebagai berikut
    1. Pramudya Ananto mendapat emas
    2. Made Benny Prasetya Wiranata mendapat perak
    3. Willy Sumarno mendapat Honorable Mention.

    Selamat kepada Pramudya Ananto atas prestasinya, semoga dapat diteruskan oleh adik-adik angkatannya.

  • Raih Juara di Kompetisi Teknologi Bertaraf Internasional : ASME IShow 2015

    Raih Juara di Kompetisi Teknologi Bertaraf Internasional : ASME IShow 2015

    Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada (JTETI FT UGM) atas nama Ridwan Wicaksono dan Imaduddin A. Majid yang menjadi perwakilan kelompok ATNIC mahasiswa JTETI FT UGM sukses meraih juara di kompetisi ASME (American Society of Mechanical Engineers) IShow (Innovation Showcase) pada 20 April 2015 di Pune, India.

    ATNIC didukung Indmira sebuah perusahaan berbasis riset dam teknologi di bidang pertanian, lingkungan dan energi terbarukan. Inovasi dari kota Gudeg, Yogyakarta itu menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam kompetisi para inovator teknologi dunia tersebut. ATNIC memenangi kompetisi dengan mengusung karya BlumbangReksa.

    BlumbangReksa merupakan sebuah teknologi pemantau kondisi air tambak dengan berbasis internet dan GSM telah mulai dikembangkan sejak September 2014. Teknologi yang bisa mencatat kondisi air tambak 24 jam non stop dan hasilnya bisa dilihat dengan gadget atau website ini selain menjadi 3 terbaik di ASME Ishow juga merupakan Finalis Nasional Mandiri Young Technopreneur 2015 dan penerima program bisnis Yayasan INOTEK (Inovasi Teknologi).

  • KMTETI FT UGM Raih Gelar HMJ Terproduktif di Gadjah Mada Award 2014

    KMTETI FT UGM Raih Gelar HMJ Terproduktif di Gadjah Mada Award 2014

    Selamat kepada Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (KMTETI) yang berhasil meraih gelar HMJ Terproduktif di Gadjah Mada Award 2014. Semua itu berkat kerja keras, semangat dan gotong royong dalam menyukseskan setiap kegiatan yang dilakukan oleh KMTETI.

     

  • Juara 3 kategori Home Lomba Inovasi Produk Enjinia Nusantara (LIPEN) 2014

    Juara 3 kategori Home Lomba Inovasi Produk Enjinia Nusantara (LIPEN) 2014

    Pada tanggal 21-23 November 2014 telah berlangsung acara pelatihan kewirausahaan sekaligus grand final lomba inovasi produk Lipen 2014 yang bertempat di Hotel Horison, Bogor. Acara ini terselenggara atas kerja sama dari  Enjinia Nusantara (komunitas profesional Indonesia yang bekerja di Jepang) dan Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia serta didukung berbagai pihak: LIPI, KBRI Tokyo, KJRI Osaka, Nanocenter Indonesia, Jmax Indonesia, MM2100 Industrial Town, dan lain-lain. Melalui acara ini diharapkan dapat lahir banyak technopreneur baru yang mampu membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi, demi tercapainya target membawa Indonesia menjadi 7 besar negara ekokomi dunia pada tahun 2030.

    Dalam kompetisi lomba inovasi produk, terdapat tiga kategori : produk IT, produk rumah tangga serbaguna, serta produk hemat energi &ekonomis. Sebelumnya telah berhasil terkumpul 430 proposal ide yang berasal dari total 1435 mahasiswa peserta dari 34 jurusan dan 53 perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Seluruh proposal ide tersebut lalu diseleksi menjadi 35 proposal dan akhirnya dipilih 3 proposal tiap kategori untuk dipertandingkan di babak grand final. Pada babak grand final  akan ditentukan juara 1, 2, 3, dan juara harapan dari tiap kategori. Di samping itu, produk yang dinyatakan layak dapat mengikuti program inkubasi dan pendampingan usaha dari Pusat Inovasi LIPI.

    Pada babak grand final yang bertajuk ‘Olimpiade Monozukuri’, satu-satunya wakil UGM, tim Kreatif Innovatif yang beranggotakan :
    Hisyam Fakhri (TE 2012)
    Budi Azhari (TE 2012)
    Kukuh Daud Pribadi (TE 2012)
    Muhammad Rifa’i Putra Sugita (TE 2012)
    Ilham Maulana Himawan (TE 2012)
    berhasil meraih juara 3 dan berhak atas hadiah sebesar 14 juta rupiah serta bantuan modal dari Kementrian Koperasi dan UKM.

    Link: http://enjinianusantara.org/v2/lomba-inovasi-produk-enjinia-nusantara-sebagai-cikal-bakal-gerakan-monozukuri-indonesia/

  • Mahasiswa JTETI Gantikan CEO PT XL Axiata dalam Board of Directors Challenge

    Mahasiswa JTETI Gantikan CEO PT XL Axiata dalam Board of Directors Challenge

    Akhsani indra waskita (TE 11) berhasil meyakinkan Juri Board of Directors Challenge untuk menjadi CEO PT XL Axiata. Seperti yang dilansir oleh kompas.com, Beberapa “pejabat pucuk pimpinan” di PT XL Axiata serempak mengakhiri masa jabatannya, mulai Chief Executive Officer, Chief Commerce Officer, Chief Service Management Officer, dan Chief Digital Service Officer, terhitung mulai hari Jumat (28/11/2014). Mereka mengakhiri masa tugasnya selama empat hari di perusahaan telekomunikasi itu.

    Tentu saja yang pensiun bukanlah Hasnul Suhaimi yang saat ini masih menjabat sebagai CEO PT XL Axiata atau direksi lainnya, melainkan empat orang mahasiswa yang terpilih dalam program Board of Directors Challenge yang ditantang untuk hidup sebagai direksi.

    Mereka adalah Anthony Soehartono, Hasnan Chatim, Claristy, dan Akhsani Indra Waskita. Selama empat hari terakhir, keempat mahasiswa ini ditantang menggantikan tugas para direksi XL Axiata.

    Anthony menggantikan Willem Timmermans sebagai Chief Digital Service Officer, Hasnan menggantikan Ongki Kurniawan sebagai Chief Service Management Officer, dan Claristy menggantikan Rashad Javier Sanchez yang bertindak sebagai Chief Commerce Officer. Posisi Hasnul selaku CEO digantikan sementara oleh Akhsani.

    Pada masa tantangan, para mahasiswa ini mendampingi direksi untuk menjalankan tugasnya, mulai rapat, menyusun strategi, dan bahkan menerima penghargaan, seperti dilakukan Akhsani di Singapura. Intensitas pekerjaan dan tantangan yang harus dilakukan sampai membuat mereka tidak sempat menikmati fasilitas ala direksi yang disediakan, yakni menginap di apartemen mewah dan antar-jemput menggunakan mobil seharga Rp 700 juta.

    “Padahal, beban yang harus kami jalani hanya 10 persen dari yang sesungguhnya dilakukan oleh para direktur,” ujar Anthony.

    Johnson Chan, Senior Vice President of Business Strategy and Partnership XL Axiata, mengungkapkan bahwa inisiatif ini kali pertama dilakukan untuk mencari bibit calon pemimpin pada masa mendatang.

    Empat orang mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institute of Business Management, dan Universitas Indonesia ini adalah hasil saringan yang dilakukan atas 2.000 lebih pendaftar.

    “Kami pun cukup terkejut karena mereka memberikan ide-ide yang bisa diimplementasikan oleh perusahaan,” ujarnya.

    http://tekno.kompas.com/read/2014/11/29/15160007/4.Hari.Menjabat.Direksi.XL.Serempak.Pensiun